TASIKMALAYA – Penguatan kapasitas pembina menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas proses pembinaan. Hal tersebut menjadi fokus dalam Pelatihan Penguatan Kapasitas Pembimbing UPA Madya yang digelar di IHC, Leuwidahu, Kota Tasikmalaya, Selasa, 25 Agustus 2026.
Kegiatan ini diikuti para pembina UPA dari Kota/Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis, dan Pangandaran. Pertemuan tersebut menjadi ruang bersama untuk melakukan upgrading kapasitas pembimbing sekaligus memperkuat kualitas proses pembinaan.
Pelatihan menghadirkan tiga pemateri, yakni Ust. Asep Juju, S.Ag. dari BKAP DPW Jawa Barat Zona Priangan Timur, Ust. Didi M. Turmudi, Lc., M.A. selaku Ketua BKAP Kota Tasikmalaya, dan Ust. M. Syauqi, Lc. selaku Ketua BKAP Kabupaten Tasikmalaya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti penyampaian materi dan workshop yang dirancang sebagai ruang pembelajaran sekaligus penguatan kemampuan prmbimbing. Peserta juga memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan memperdalam pemahaman terkait peran pembina dalam proses pembinaan UPA.

Kehadiran peserta dari sejumlah wilayah di Priangan Timur memberikan ruang untuk bertukar pengalaman dan memperluas perspektif dalam menjalankan pembinaan. Interaksi antarpembina diharapkan dapat memperkuat kolaborasi serta mendorong peningkatan kualitas pembinaan di masing-masing wilayah.
Upgrading pembina menjadi penting agar proses pembinaan dapat terus berkembang dan menyesuaikan dengan kebutuhan kader. Karena itu, peningkatan kapasitas pembina tidak hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga melalui workshop dan proses belajar bersama.
Melalui pelatihan ini, para pembimbing UPA diharapkan semakin siap menjalankan peran pembinaan dengan kapasitas yang terus berkembang. Penguatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga proses pembinaan agar tetap berkualitas dan berkelanjutan.
Kegiatan di IHC Leuwidahu ini menjadi momentum untuk terus membangun budaya belajar di kalangan pembina. Dengan pembina yang terus melakukan upgrading, kualitas pembinaan UPA diharapkan semakin kuat dan mampu memberikan manfaat yang lebih baik bagi para kader.

